banner-atas

UNJ Tularkan Literasi Digital Pengelolaan Sampah ke Pelajar di Parung

portalpa - Kamis, 30 Mei 2024 | 10:42 WIB

IMG-20240530-WA0017

Parung, PortalPasundan.com – Mahasiswa dan dosen Program Studi Magister Pendidikan Lingkungan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menularkan literasi digital pengelolaan sampah ke pelajar SMP Nurul Iman, Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/5/2024). Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kesadaran lingkungan terhadap pelajar.

“Salah satu fokus kegiatan adalah peningkatan literasi digital murid SMP terkait pengelolaan sampah melalui pendekatan STEAM, yang dikemas ke dalam media digital berbasis website interaktif,” ucap Prof. Dr. Henita Damayanti M.Si, Koordinator Program Studi Magister Pendidikan Lingkungan UNJ.

Ia menjelaskan, website interaktif tersebut digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan serta meningkatkan kemampuan literasi digital pada murid SMP dengan mengakses website secara penuh dan mandiri.

“Website interaktif yang dibuat ini berisi materi-materi dasar soal pengelolaan sampah di sumbernya dengan membagi ke dalam pembahasan aspek-aspek STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts and Mathematics),” papar Prof. Dr. Henita Damayanti.

Dipaparkannya, aspek science dan teknologi di antaranya membahas penggunaan teknologi daur ulang sampah. Kemudian aspek engineering membahas soal hirarki manajemen sampah serta konsep 3R (reuse, reduce, recycle). Lalu aspek arts membahas pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal yang dapat bermanfaat dalam meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat setempat. Sedangkan aspek mathematics membahas data-data statistic terkait permasalahan sampah dan juga gas metana yang dihasilkan oleh timbulan sampah.

Penggunaan teknologi yang bisa digunakan untuk menanggulangi timbulan sampah antara lain pemanfaatan teknologi daur ulang sampah (Recycling Plastic Creasolve Process) di mana alat tersebut adalah hasil kerja sama antara Unilever dengan pihak Institut Fraunhofer Jerman.

Kemudian penggunaan teknologi mesin Composting yang digunakan untuk mengelola sampah organik yang dihasilkan oleh limbah rumah tangga serta limbah masyarakat.

Selanjutnya, mesin pembakaran sampah (Incenerator) yang dapat digunakan untuk membakar sampah yang didesain dengan temperatur tertentu, sehingga sisa pembakaran sangat minim.

Di era digital seperti sekarang ini, informasi mengenai cara-cara yang efektif dalam pengelolaan sampah dapat dengan mudah diakses melalui internet. Namun, tanpa literasi digital memadai, informasi tersebut mungkin tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

Selain itu, peningkatan literasi digital juga dapat membantu murid memahami dan mengidentifikasi permasalahan lingkungan terkait pengelolaan sampah. Dengan demikian, murid dapat lebih mudah menemukan solusi yang tepat dan berpartisipasi aktif dalam merawat lingkungan sekitar.

“Dengan meningkatkan literasi digital pada murid SMP, diharapkan mereka dapat menjadi agen perubahan dalam pengelolaan sampah di lingkungan sekitar mereka,” pungkas Prof. Henita.

Harapan serupa juga disampaikan Kidam selaku Kepala SMP Nurul Iman Parung. Dirinya berharap agar murid dapat memanfaatkan teknologi untuk belajar mengenai cara-cara mengelola sampah yang ramah lingkungan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan pula murid SMP dapat memahami pentingnya pengelolaan sampah yang baik bagi keberlanjutan bumi kita. Mereka juga diharapkan dapat mengaplikasikan pengetahuan yang mereka dapatkan melalui literasi digital dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Menurutnya, peningkatan literasi digital pada murid SMP terkait pengelolaan sampah merupakan investasi yang sangat berharga bagi masa depan bumi. Karena dapat turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Semoga adanya kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi yang peduli dan bertanggungjawab terhadap lingkungan, demi terwujudnya dunia lebih bersih dan lestari,” tutup Kidam.
(Rdy)

Tags
Artikel Terkait
Rekomendasi
Terkini