banner atas

Pj Bupati Bogor Sidak Pembuangan Sampah Liar di Rumpin

portalpa - Selasa, 25 Juni 2024 | 14:33 WIB

IMG-20240625-WA0025

RUMPIN, PortalPasundan.com — Sikap responsif menindaklanjuti aspirasi dan keluhan warganya ditunjukan Penjabat (Pj) Bupati Bogor Asmawa Tosepu. Dirinya langsung turun ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembuangan sampah liar di wilayah Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Minggu (23/6/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Asmawa Tosepu berkomunikasi langsung dengan masyarakat sekitar, mendengar semua keluhan yang disampaikan soal aktivitas pembuangan sampah liar.

Di lokasi, Asmawa Tosepu menutup lokasi pembuangan sampah liar dan memasang garis polisi (police line) sebagai tanda pelarangan kegiatan pembuangan sampah liar tersebut.

“Ya benar, hari Minggu kemarin saya sudah datang langsung ke lokasi pembuangan sampah liar tersebut dan melakukan penutupan,” ujar Asmawa Tosepu, Selasa (25/6/2024).

Ia menegaskan, bahwa pembuangan sampah tersebut tidak memiliki izin dari Pemkab Bogor. Sehingga Pemkab Bogor harus memberikan tindakan tegas guna melindungi kepentingan masyarakat.

“Benar (sudah ditutup, red) dan sudah kami panggil pihak-pihak terkait dengan aktivitas ilegal tanpa izin tersebut,” tegasnya.

Ketua BPD Sukasari, Kecamatan Rumpin, Ridwan Oling, mengaku sangat mengapresiasi sikap responsif dan tegas Pj Bupati Bogor yang menutup aktivitas pembuangan sampah liar di wilayah desanya.

“Kami warga tentu akan menolak desa kami yang dijadikan lokasi pembuangan sampah liar. Perumpamaannya, rumah kami saja dibersihkan, masa desa kami mau dikotori,” cetusnya.

Sebagai informasi, kasus pembuangan sampah liar ke wilayah Kabupaten Bogor ini sempat ramai dan menjadi sorotan luas masyarakat. Pasalnya, sampah – sampah liar tersebut diduga secara sengaja dibuang dari Tangerang Selatan tanpa ada izin resmi.

Lokasi pembuangan sampah liar itu sudah ada di dua titik yaitu di Desa Gorowong Kecamatan Parungpanjang dan Desa Sukasari Kecamatan Rumpin. Beruntung, kegiatan tersebut mendapat sorotan tajam dan penolakan keras dari warga masyarakat sekitar dan sejumlah aktivis lingkungan hidup.
(Rdy)

Tags
Artikel Terkait
Rekomendasi
Terkini