banner atas

Muscab V APDESI Kabupaten Bogor Diharap Tidak Ditarik ke Politik Praktis

portalpa - Kamis, 20 Juni 2024 | 09:04 WIB

IMG-20240620-WA0000

CISARUA, PortalPasundan.com – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bogor menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) V yang berlangsung di Hotel Grand Ussu, Jalan Raya Puncak, Cisarua, Rabu-Kamis (19-30/6/2024).

Para Kepala Desa (Kades) menginginkan roda organisasi tetap pada koridornya, tidak dibawa-bawa ke ranah politik yang tentunya bakal mengganggu keutuhan organisasi. Harapan para Kades ini ditekankan mengingat Kabupaten Bogor bakal segera menggelar Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) pada November 2024.

Demikian seperti dikemukakan Ketua Muscab V APDESI Kabupaten Bogor, Lukman Hakim.

Menurutnya, Muscab APDESI tahun 2024 memang nuansanya berbeda dengan sebelumnya karena dilaksanakan bertepatan dengan tahun politik.

“Ya pastinya Apdesi ini menjadi seksi bagi sebagian orang yang punya kepentingan,” ujar Lukman hakim.

Namun begitu, ia berharap organisasi beranggotakan 416 desa ini tetap pada koridornya tidak terpengaruh politik praktis. “Ini demi keutuhan organisasi Apdesi,” tegasnya.

Meski demikian, ia mengakui akan sulit menjaga APDESI ini tetap pada rel organisasi. Sebab, tak sedikit dari orang-orang yang memiliki kepentingan terus menerus mengintervensi para Kades.

“Ini sebenarnya yang menjadi tantangan APDESI ke depan,” ucapnya.

Ia menambahkan, organisasi Apdesi akan kuat jika semua kompak atau solid. “Harus solid,” tegasnya.

Muscab V Asosiasi APDESI Kabupaten Bogor periode tahun 2024-2029 dibuka oleh Kepala DPMD Kabupaten Bogor, Reynaldi Yushab mewakili Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu.

Pembukaan Muscab V APDESI Kabupaten Bogor di Hotel Grand Ussu, Puncak, Cisarua, Rabu (19/6/2024).

Reynaldi mengatakan, keberpihakan pemerintah saat ini terhadap desa sangat luar biasa bahkan tahun 2024 ini Pemkab Bogor telah memberikan anggaran sebesar Rp1,6 triliun dari APBD untuk 416 Desa yang ada di Kabupaten Bogor.

“Itu bukan angka yang biasa, itu adalah sebagai bentuk wujud, dukungan yang luar biasa dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Mari kita syukuri kondisi ini, mari kita kawal semua kegiatan pemerintahan dari desa, perlu pengawalan yang baik perlu kekuatan yang lebih dalam juga, agar semua kebutuhan dan aspirasi masyarakat di desa bisa terwujud,” tandasnya.
(YS)

Tags
Artikel Terkait
Rekomendasi
Terkini

Kapan Sih Waktu Tidur Yang Sehat?

Mengenal Arlyansyah Timnas U-19

Memahami Doa Miskin Rasulullah

25 Juta Penduduk Masih Miskin

Suporter Tamu Dilarang ke SJH

Angklung Gubrag Bogor Resmi Bersertifikat HAKI

Segudang Manfaat Lidah Buaya