banner-atas

Meski Hanya Seorang Guru Honorer, Ketua Fatayat NU di Bogor Ini Rawat Ratusan Yatim

portalpa - Kamis, 6 Juni 2024 | 14:36 WIB

IMG-20240606-WA0014

PARUNGPANJANG, PortalPasundan.com – Meski pekerjaannya hanya sebagai guru honorer, Ketua PAC Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Ayya Susi Damayanti, rutin merawat anak yatim. Tak tanggung-tanggung, jumlah anak yatim yang dimuliakannya berjumlah 150 orang.

Ayya dan suaminya Yayat Suptratna fokus merawat dan mendidik yatim piatu di istana yatim piatu dan duafa Baitul Qorro di Desa Gintung Cilejet, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

“Awal mula saya mendirikan istana yatim dari mulai saya mengajar mengaji anak-anak di rumah, hingga akhirnya santri-santri bertambah dan hingga saat ini jumlahnya mencapai 150 orang yang kebanyakan dari anak anak yatim piatu dan duafa,” ungkap Ayya, Kamis (6/6/2024).

Ayya mengaku penghasilannya hanya dari gaji sebagai guru. Ia pun menyadari untuk memenuhi kebutuhan anak-anak yang jumlahnya terus bertambah dan untuk menutupi biaya sekolah serta uang jajan anak-anaknya tidaklah cukup.

“Akhirnya saya bersama suami berjuang, dengan cara menjual hasil UMKM produk Istana Yatim Baitul Qorro. Jualan baju di online dan menjual hasil kerajinan tangan ibu-ibu anak-anak di sini membuat bakul serta kipas dari bambu,” ucapnya.

Selain itu Ayya mengatakan, dalam menjalani kegiatan jumat berkah, sudah dilakukan sejak lima tahun lalu, dengan memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu dan duafa hingga memberikan kebutuhan bayi.

Ia menyampaikan, istana yatim Baitul Qorro dalam kegiatan Jumat Berkah memberikan santunan untuk anak-anak yatim. “Jika ada uang lebih kita berikan uang tunai Rp20 ribu untuk uang saku anak-anak, alat perlengkapan sekolah, dan sembako serta kebutuhan bayi,” ujarnya.

“Anggaran untuk Jum’at Berkah ini dari gaji pribadi saya sebagi guru honorer dan dari hasil jualan online berupa pakaian jadi serta hasil kerajinan tangan orang tua santri, hasil UMKM Istana yatim piatu Baitul Qorro, serta sumbangan dari relawan,” pungkasnya.

Ayya dan suaminya sangat meyakini, meski dirinya dan keluarga hanyalah masyarakat biasa namun Allah SWT akan selalu menolong hamba-Nya.
(My).

Tags
Artikel Terkait
Rekomendasi
Terkini