banner atas

Jaro Ade Cabup Bogor Tunggal dari Golkar, Ini Buktinya….

portalpa - Rabu, 12 Juni 2024 | 20:00 WIB

Jaro Ade (pakai rompi) bersama pengurus dan Ravindra Airlangga (kanan).
Jaro Ade (pakai rompi) bersama pengurus dan Ravindra Airlangga (kanan).

BOGOR, PortalPasundan.com – Wakil Sekertaris Jendral DPP Partai Golkar Bidang Polhumkam, Samsul Hidayat kembali menegaskan bahwa DPP Golkar hanya menunjuk dan merestui Jaro Ade sebagai Calon Bupati (Cabup) Bogor 2024.

“Saya tegaskan, baik di pusat maupun di Kabupaten Bogor, Golkar sudah bulat dan final bahwa calon satu-satunya untuk Bupati Bogor hanya Jaro Ade. Tidak ada yang lain,” tegas Samsul Hidayat dalam keterangan resminya, Selasa (11/5/2024).

Bukan perkara mudah Golkar menunjuk Jaro Ade sebagai calon bupati Bogor namun, melalui proses tahapan penjaringan, penyaringan, dan administrasi terkait penetapan Bakal Calon Kepala Daerah di DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat.

Samsul pun menunjukkan bukti tersebut. “Dengan terbitnya Surat Perintah DPP Partai Golkar nomor 012/DPP/GOLKAR/X/2023 tertanggal 20 November 2023 Kepada Sdr. H. Ade Ruhandi, S.E (Jaro Ade) sebagai Bakal Calon Bupati Bogor yang ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekjen DPP Partai Golkar,” tandasnya.

Kembali Samsul menjelaskan, bahwa dalam surat perintah tersebut tidak tertera nama lain, alias tunggal hanya nama Ade Ruhandi alias Jaro Ade.

“Apabila ada yang mengaku kader Golkar dan sudah mendapat dukungan DPP untuk mendapatkan izin atau surat perintah sebagai calon Bupati Bogor, maka itu dapat dipastikan kader Golkar ‘KW’ yang tidak paham proses tahapan di Partai Golkar,” tukas Samsul.

Samsul yang juga anggota DPRD Provinsi Jabar 2024-2029 ini mengatakan, bola panas yang diliarkan tersebut merupakan upaya framing yang dilakukan untuk memecah soliditas Partai Golkar.

“Setiap warga negara memiliki hak politik yang sama, untuk mendaftar sebagai Bakal Calon Kepala Daerah dari partai manapun. Namun apabila ada yang membawa legitimasi Partai Golkar tentu ada aturan dan ketentuannya, tidak liar seperti ini,” tutur Samsul.

Tentunya, apa yang dilakukan oleh pihak yang mengatasnamakan kader Golkar KW yang terkesan memperkeruh kondusifitas Pilkada Kabupaten Bogor, akan ada sanksi tegas dari organisasi.

“Seluruh kader Golkar harus patuh dan tunduk terhadap keputusan atau Surat Perintah DPP Partai Golkar yang sudah ditetapkan,” tegas dia lagi.

Saat ini, lanjutnya, tahapan di Partai Golkar sudah masuk babak penetapan koalisi; penetapan Bakal Calon Wakil Bupati oleh partai koalisi. Sehingga Partai Golkar sedang giat melakukan silaturahmi politik kepada seluruh Partai Politik di Kabupaten Bogor.

“DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor untuk sukses Pilkada dalam waktu dekat sedang melakukan konsolidasi dan penguatan struktur Partai Golkar hingga tingkat desa dan kelurahan,” pungkas Samsul.
(Rdy)

Tags
Artikel Terkait
Rekomendasi
Terkini