banner-atas

Hadapi Musim Hujan, Sekda Kota Depok Tinjau Wilayah Rawan Banjir

portalpa - Senin, 27 Mei 2024 | 10:25 WIB

IMG-20240527-WA0008

DEPOK-Portalpasundan-Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Supian Suri telah menyiapkan sederet rencana untuk menyelesaikan masalah banjir yang kerap terjadi di wilayah perempatan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas. 

Hal itu dipastikan Supian Suri usai dirinya kembali melakukan pemantauan secara langsung di lokasi rawan banjir tersebut pada Minggu, 26 Mei 2024.

“Pertama saya ikut prihatin, karena lebih dari 300 rumah warga di Mampang ini khususnya di RW 6, RW 10, RW 11, RW 2, RW 9 ini yang terkena dampak banjir di Mampang ini,” katanya.

Sosok yang akrab disapa SS itu mengatakan, ada beberapa solusi yang didapat setelah mendengar langsung keluhan dan saran dari tokoh warga, dan pengurus DKM Masjid Jami Al Istiqomah Mampang, Depok ini.

“Alhamdulillah saya sudah dapat masukan banyak dari sini, salah satunya pengurus DKM seluruhnya sangat berbesar hati untuk mengizinkan pemindahan masjid, kalau memang itu dianggap menjadi bagian yang penyebab banjir,” ujarnya.

“Karena tadi beliau (pengurus DKM) sampaikan, untuk kemaslahatan masyarakat DKM memberikan izin untuk kita merelokasi masjid, itu yang pertama,” sambungnya.

Kemudian yang kedua, ada beberapa titik saluran yang memang harus disambungkan arah air yang selama ini terputus.

Semisal aliran kali dari arah Polsek Pancoran Mas sampai Cakrabuana. Sedangkan dari kawasan masjid belum ada saluran yang terhubung ke sana.

“Nah yang ketiga tadi ada masukan tanggul yang terlalu tinggi sehingga juga menyebabkan air terhambat.”

Menurutnya, kalau dipangkas sedikit debit air akan lebih cepat surut, dan berikutnya ada jembatan yang memang sangat di bawah sehingga itu juga menjadi penyebab banjir.

“Jadi beberapa poin tadi saya dapat di lapangan, dan alhamdulillah dengan kebesaran hati, kebesaran jiwa seluruh pengurus DKM juga mengizinkan relokasi masjid,” tuturnya.

Lebih lanjut sosok yang digadang-gadang sebagai bakal calon Wali Kota Depok itu yakin, dengan beberapa langkah ini masalah tersebut bisa selesai.

“Termasuk di dalamnya merelokasi masjid, dan kita membuat masjid di tempat yang baru. Jadi Insya Allah di perempatan Mampang arus lalu lintas lancar kemudian saluran air juga lancar, sehingga tidak terjadi lagi kondisi-kondisi yang dialami seperti hari ini,” jelasnya.

Selain itu, wacana relokasi masjid ini juga menjadi bagian dari rencana pelebaran Jalan Raya Sawangan,

“Tadi juga saya sampaikan, kita punya niat, punya tekad, Jalan Raya Sawangan harus dua jalur, dan kalaupun mohon maaf tidak ada penyebab banjir memang masjid juga harus pindah,” tuturnya.

“Apalagi ada dua hal yang memang menjadi permasalahan. Tadi pelebaran juga masjid harus kena saluran air ini yang menyebabkan banjir,” timpalnya lagi.

Supian Suri berjanji, rencana relokasi dan pembangunan masjid sepenuhnya akan ditanggung pemerintah.

“Ini menjadi tanggung jawab pemerintah membahagiakan warganya, ya salah satunya hadir di saat menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi warga. Termasuk di dalamnya permasalahan banjir,” katanya.

Supian Suri mengatakan, bahwa Masjid Jami Al Istiqomah akan direlokasi tak jauh dari kawasan tersebut.

“Tadi kita baru melihat dan atas perhatian pengurus DKM ada (lahan) enggak jauh dari lokasi masjid, ya kurang lebih 100 meter itu sudah ada lahan kosong yang memang masih milik warga. Luasnya kurang lebih 1000 meter, itu kita bisa belanja untuk digunakan sebagai masjid. Nanti mekanismenya teknis,” jelasnya.

Alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu tak lupa berpesan, agar masyarakat turut menjaga kebersihan lingkungan. Sebab, itu adalah salah satu penyebab utama terjadinya banjir.

“Ini juga kita berharap semuanya menjaga tidak buang sampah ke sungai. Karena sekali lagi banjir itu tersumbat air ya salah satunya juga masalah sampah.”

Kemudian, saluran-saluran yang sejatinya memang ada saluran air ya tolong dijaga jangan sampai ditutup atau diperkecil.

“Karena di saat ada kondisi-kondisi debit air yang besar ya akhirnya menjadi banjir. Jadi yuk kita semua sama-sama saling jaga lingkungan kita, kita jaga kebersihan kita,” tuturnya.

Didukung DKM Masjid Sementara itu, wacana SS untuk merelokasi masjid guna mengatasi persoalan banjir mendapat dukungan dari warga setempat.

“Alhamdulillah ini awal kedatangan bapak yang telah respon nih, pertama untuk merelokasi masjid. Karena barangkali kendalanya itu masjid, jadi kita harus mementingkan masyarakat,” kata Ketua DKM Masjid Jami Al Istiqomah, Ustadz Mukti.

Selain itu juga yang kendalanya adalah tanggul jembatan. “Insya Allah kalau ini Bapak SS terpilih jadi walikota itu bisa dilaksanakan, saya mendukung sekali.”Menurutnya, jamaah masjid akan sepakat dengan keputusan DKM. Begitupula warga sekitaran Mampang ini.

“InsyaAllah jamaah juga gimana kata DKM. InsyaAllah RT RW-nya juga kata DKM. Insya Allah dirinya sebagai calon walikota banyaklah pendukungnya,” ucap Mukti lebih lanjut Mukti berpendapat, meski masjid ini adalah bangunan tua, namun warga rela direlokasi demi kemaslahatan umat.

“Kalau untuk kepentingan masyarakat itu bermanfaat, untuk pentingan orang lain, jangankan manusia yang lewat, binatang pun dapat pahala. Walaupun itu masjid tua, masjid wakaf, itu ada manfaatnya, InsyaAllah,” katanya.(Punk)

Tags
Artikel Terkait
Rekomendasi
Terkini