banner atas

Budidaya Ikan Nila Unggulan Ketahanan Pangan Desa Leuwimalang

portalpa - Rabu, 12 Juni 2024 | 16:31 WIB

Masyarakat Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor yang terwadahi dalam PKPDL sedang panen ikan nila dalam penerapan program ketahanan pangan.
Masyarakat Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor yang terwadahi dalam PKPDL sedang panen ikan nila dalam penerapan program ketahanan pangan.

CISARUA, PortalPasundan.com – Paguyuban Ketua Pemuda Desa Lewimalang (PKPDL) Desa Lewimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, memilih budidaya ikan nila merah dan hitam dalam program ketahanan pangannya.

Kepala Desa Lewimalang, Bunyamin, menjelaskan, budidaya ikan yang berlokasi di Kampung Cipari RT 03 RW 03 bertujuan untuk memajukan perikanan, mengembangkan situasi wilayah binaan, serta mempererat hubungan antara pemerintah desa, masyarakat, dan pemuda.

“Jadi program ketahanan pangan Desa Lewimalang bersumber dari Dana Desa (DD) senilai 20 persen meliputi hewani ikan, ayam, dan nabati, yakni pertanian sayuran hingga kacang edamame,” ujar Bunyamin, Rabu (12/6/2024).

PKPDL sendiri bertujuan untuk memberikan motivasi, dorongan, dan ide-ide yang diharapkan dapat mengembangkan usaha. Diharapkan, semakin banyak pemuda yang berwirausaha, maka penghasilan dan kemajuan desa akan meningkat.

“Beternak ikan nila merah ini selain berfungsi sebagai sumber protein hewani bagi masyarakat juga berperan sebagai aset yang dapat dijual sewaktu-waktu untuk menambah pendapatan,” ungkapnya.

Bunyamin juga menambahkan bahwa ikan nila merah tujuan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan protein untuk mencegah adanya riskan stunting.

“Kami meminta agar ketahanan ikan nila merah ini terus dikembangkan untuk mensejahterakan masyarakat di wilayah Lewimalang,” terangnya.

Di tempat yang sama, Alfiana selaku Ketua PKPDL mengatakan, bibit ikan nila merah yang dibudidayakan sebanyak 10 ribu ekor dan nila hitam 5 ribu ekor.

“Sudah 6 bulan berjalan, masih proses bertahap panen penjualan. Alhamdulilah untuk pakan berjalan normal sebab kami memberikan pakan tambahan limbah sayuran dari pasar. Peternakan dan perawatan ikan nila ini mudah hanya pengaturan air saja adapun dalam waktu 6 bulan ini sudah panen dan dijual di bawah harga pasar,” tandasnya.
(YS)

Tags
Artikel Terkait
Rekomendasi
Terkini

Kapan Sih Waktu Tidur Yang Sehat?

Mengenal Arlyansyah Timnas U-19

Memahami Doa Miskin Rasulullah

25 Juta Penduduk Masih Miskin

Suporter Tamu Dilarang ke SJH

Angklung Gubrag Bogor Resmi Bersertifikat HAKI

Segudang Manfaat Lidah Buaya