banner atas

4 Perempuan Influencer Judol Dibekuk, yang Satunya Masih Pelajar

portalpa - Selasa, 2 Juli 2024 | 17:15 WIB

IMG-20240702-WA0037

CIBINONG, PortalPasundan.com – Polres Bogor makin serius memberangus judi online (judol). Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor membekuk empat perempuan yang terbukti mempromosikan situs judol melalui media sosial (medsos).

Keempat perempuan influencer judol tersebut berinisial IP, LN, MS, dan AP. Di antara keempat pelaku, satu di antaranya masih berstatus pelajar SMA. Namun karena masih di bawah umur, tidak dihadirkan saat Polres Bogor melaksanakan rilis ke hadapan media, Selasa (2/7/2024).

Wakapolres Bogor, Kompol Adhimas Sriyono Putra, mengatakan, Satreskrim Polres Bogor mengusut para pelaku dalam waktu enam hari sejak tanggal (25/6/2024) sampai dengan (1/7/2024). Polisi mengungkap empat akun medsos yang digunakan untuk mengiklankan kegiatan perjudian oleh empat perempuan tersebut.

“Dalam pelaksanaannya para pelaku mempromosikan link mereka di medsos, contohnya instagram dengan cara menggunggah halaman link mereka serta memberi iming-iming kemenangan mutlak di story atau postingan di akun promoter,” ujarnya.

Kompol Adhimas menjelaskan, dari kegiatan promosi judol ini masing-masing pelaku mendapatkan upah Rp600 ribu sampai dengan Rp900 ribu per bulan dengan catatan harus menggunggah link yang terhubung dengan halaman website judi sebanyak 2 kali per hari di halaman utama dan di story instagram.

Hasil pemeriksaan dan penyelidikan, Satreskrim Polres Bogor berhasil menyita barang bukti berupa 4 unit HP, 4 buah akun Instagram, 4 buah vidio rekaman, 4 buah sim card, 2 buah buku tabungan, 1 ATM BRI, 4 buah akun Gmail, 2 buah akun DANA, 2 buah akun i-Cloud, 1 buah akun Google, 1 buah akun BNI Mobile, dan uang Rp6.328.000 di dalam rekening para pelaku.

“Kami Polres Bogor akan terus mengusut kasus dan memberantas perjudian online maupun offline, karena sangat berdampak pada masyarakat luas. Namun kami tidak bisa mengontrol para pemainnya karena didasari oleh niat pribadi yang ingin kaya secara instan, maka kami harap masyarakat memiliki kesadaran pribadi untuk tidak pernah terlibat dalam urusan perjudian apapun,” tutup Kompol Adhimas.
(MY)

Tags
Artikel Terkait
Rekomendasi
Terkini